keunggulan dan kelemahan komputer generasi keempat

31 10 2009

Daftar Isi

Kata Pengantar . . . I
Pendahuluan . . . II
Sejarah computer generasi keempat . . . 1
Perangkat keras ( HARDWARE ) . . . 4
Perangkat lunak ( SOFTWARE ) . . . 6
Keunggulan dan kelemahan computer generasi keempat . . . 9
Rangkuman . . . 12

Daftar Pustaka

Kata Pengantar

Pertama-tama kami memanjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, karena dengan rahmat-NYA kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik.
Dalam tugas ini kami akan memberi penjelasan tentang latar belakang komputer generasi keempat. Adapun yang akan kami uraikan yaitu:
• Sejarah komputer generasi keempat
• Hardware dan software komputer generasi keempat
• Keunggulan dan kelemahan komputer generasi keempat

Disamping itu selain uraian yang kami sajikan, kami juga menyajikan gambar-gambar mengenai computer generasi keempat.

Pendahuluan

Computer generasi keempat sampai saat ini telah banyak mengalami perubahan mulai dari hardware, software dan lain sebagainya. Disamping itu dijelaskan juga bahwa pada computer generasi keempat setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu dengan mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik menjadi sebuah chip yang dibuat oleh Large Scale Integration (LSI).
Pada tahun 1980-an Very Large Scale Integration membuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Saat ini sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian deprogram untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan.
Sampai saat ini jumlah PC yang digunakan semakin meningkat dari tahun ke tahun setelah itu computer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil.
Adapun perangkat keras (hardware) computer generasi keempat yaitu;
 CPU (Central Processing Unit)
 Monitor
 Keyboard
 Printer
 CD ROM
 Compact Disk
 Floppy Disk
 Harddisk
 Scanner

Kami juga menguraikan tentang software computer generasi keempat beserta keunggulan dan kelemahan dari computer generasi keempat.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia..ensiklopedia bebas
Generasi Keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.

Ultra Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat deprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Berikut ini adalah gambar-gambar computer generasi keempat;

Perangkat Keras (HARDWARE)
Perangkat Keras (Hardware)

Hardware berupa peralatan fisik dari sebuah sistem komputer, peralatan ini terdiri atas 3 jenis, yaitu:
1. Perangkat masukan (Input device)
Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer.Contoh perangkat input misalnya keyboard, mouse, light-pen, scanner, dan sebagainya.

2. perangkat keluaran (Output device)
perangkat keluaran dipergunakan untuk menampung dan menghasilkan data yang dikeluarkan, misalnya monitor dan printer.

3. Perangkat pengolah data (Processor)
Perangkat pengolah data dipergunakan untuk mengolah data.Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central Processing Unit) dan juga mikroprosesor.

Macam-macam perangkat keras (hardware):

1. CPU (Central Processing Unit)
Merupakan alat yang berfungsi sebagai pemroses data.CPU berisi rangkaian sirkuit yang menyimpan instruksi-instruksi pemrosesan dan penyimpanan data.

2. Monitor
Merupakan alat yang mampu menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang diproses dalam CPU.

3. Keyboard
Keyboard merupakan alat untuk memasukkan data maupun perintah ke CPU, biasanya terdiri atas rangkaian huruf, angka, dan tombol fungsi lainnya.

4. Mouse
Mouse merupakan alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data.

5. Printer
Priter merupakan alat yang memproduksi keluaran data (output) berbentuk cetak, berupa teks maupun gambar/grafik.

6. CD ROM
Alat tambahan (alat peripheral) yang mampu menyimpan dan menuliskan data dan program melalui media CD (Compact Disk).Alat ini didesain mampu menuliskan dan membaca data atau program melalui sistem optik.

7. Compact Disk (CD)
Media penyimpanan yang terbuat dari bahan plastik.Proses penyimpanan dan pembacaan data menggunakan sistem optik.

8. Floppy Disk
Floppy disk merupakan alat tambahan untuk menyimpan atau menuliskan ke dalam disket maupun sebaliknya, ukuran yang umum digunakan adalah ukuran 3,5 inchi.

9. Harddisk
Harddisk merupakan alat tambahan untuk menyimpan data dalam kapasitas besar yang dilapisi secara magnetis, saat ini perkembangan harddisk sangat cepat dari daya tampung dan kecepatan membaca data.Perlu kalian ketahui saat ini harddisk memang mutlak ada dalam setiap computer atau laptop sebagai penyimpan sistem operasi yang permanen.

10. Scanner
Scanner merupakan alat Bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya ke dalam bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa teks.

Perangkat Lunak (SOFTWARE)
Perangkat Lunak (Software)

Software atau parangkat lunak adalah program komputer yang merupakan suatu instruksi yang harus diberikan kepada unit pengolah agar komputer dapat menjalankan pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki.Program tersebut ditulis dalam bahasa khusus yang dimengerti oleh mesin.Perangkat lunak dalam penggunaannya dapat diklasifikasikan menjadi 5 macam, Yaitu:
1. Sistem operasi (Operasi system)
2. Program Utilitas (utilities Program)
3. Program Aplikasi (Aplikasi Program)
4. Program paket (Package Program)
5. Bahana pemprograman (Programming Language)

Beberapa perusahaan yang ikut bergabung untuk membentuk standar dan teknik untuk dunia komputer mikro yang dikenal ISA (Industry Standard Architecture) maupun EISA (Enhanched Industry Standard Architecture) antara lain:
1. COMPAQ Computer
2. Advanced Logic Research (ALR)
3. AST Research
4. EPSON Amerika
5. Everex Systems
6. Hewlett Packard
7. Olivetti
8. Micronics
9. Nippon Electric Corporation (NEC)
10. TANDY Computers
11. WYSE Tevhnology
12. Zenith Corporation

Ada beberapa jenis perangkat lunak, antara lain:
1. Software system
Perangkat lunak system dibagi dalam 3 bagian:
a. Sistem operasi
Perangkat sistem operasi merupakan bagian terpenting di dalam menjalankan suatu perangkat komputer.Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang menjembatani antara pengguna dan perangkat keras.Ada beberapa jenis sistem operasi di antaranya Windows, DOS, Linux, dan lain sebagainya.Saat ini untuk komputer jenis PC banyak menggunakan sistem operasi Windows
b. Program Bantu (utility)
Merupakan suatu program yang berfungsi untuk membantu sistem operasi seperti yang dijelaskan di atas,seperti:anti virus, defragmenter, format disket,periksa sistem, dan sebagainya.
c. Bahasa pemrograman
Merupakan suatu aplikasi yang berguna mengonversi perhitungan yang bersifat matematis menjadi suatu aplikasi.Sebagai contoh bahasa pemrograman bahasa BASIC, COBOL. C++ dan sebagainya.
2. Perangkat lunak aplikasi
Merupakan perangkat yang berfungsi untuk melakukan berbagai bentuk tugas perkantoran seperti pengolah kata, lembar kerja, presentasi, pengolahan halaman web, hingga perangkat media player,dan sebagainya.Hal ini sudah berkembang sejak sistem operasi tersebut dikembangkan.
Software Aplikasi dapat dikelompokkan dalam beberapa bagian, yaitu:
a. Pengolahan kata (word Processor)
Berfungsi untuk melakukan pengolahan kata,yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan naskah dan berbagai macam administrasi surat-menyurat.Contoh: Wordstar, Microsoft Word, Amipro, Word Perfect.
b. Pengolah Angka (Spread Sheet)
Berfungsi untuk melakukan pekerjaan yang banyak berhubungan dengan angka-angka, seperti penggunaan perhitungan, laporan keuangan, dan grafik.Contoh:Lotus 123, Quatro Pro, Microsoft Excel, Symphony, Super Calc.
c. Pengolah data (Data base)
Berfungsi untuk melakukan pengolahan data.Data tersebut dapat berupa angka, kata atau gabungan angka dan kata.Contoh:dBase, Fox Base, Fox Pro, Clipper, Microsoft Access, Visual Fox Pro, Paradox dan lain sebagainya.
d. Multimedia
Contoh aplikasi multimedia adalah Winamp, Audio Pro untuk memutar musik berformat MP3 atau CD Audio.Kemudian RealPlayer, Xing, atau Jet Audio yang dapat digunakan untuk menonton film atau VCD.
e. Komunikasi dan Internet
Untuk melakukan komunikasi antar computer antara dua computer atau lebih,contohnya adalah Lap Link, PC Anywhere, Procom Plus.Aplikasi internet yang umum digunakan adalah untuk browsing, e-mail, chatting dan messenger seperti:Internet Explorer, Opera, MIRC, ICQ, dan lain-lain.
f. Pendidikan dan Game
Software untuk membantu memahami sesuatu pelajaran banyak dikemas dalam bentuk game dengan tujuan agar tidak membosankan, contohnya adalah:PC Globe, Bodyworks, Science Adventure, Reader Rabbit, dan lain-lain.
g. Perancangan Gambar
Aplikasi yang bersifat khusus di antaranya untuk membantu pekerjaan Engineer seperti AutoCAD (gambar struktur), Protel (gambar rangkaian elektronik), Matlab (pemroses dan visualisasi persamaan matematis), Photos Shop (mengolah gambar), dan Flash (untuk membuat halaman WEB), dan lainnya.
h. Anti Virus
Software untuk membasmi virus dari perangkat penyimpan computer, contoh:Mc Afee, Norton Anti Virus, Panda, dan lainnya.Virus adalah software yang dibuat untuk merusak data atau program computer, contohnya adalah:PC Brain,Hackers, My Heart, Pepsin, Bagle, MyDoom dan lainnya.

Keunggulan dan Kelemahan dari Komputer Generasi Keempat

Keunggulan generasi keempat terdapat pada mikroprosesor seperti pada penjelasanberikut ini;
Pentium Pro adalah mikroprosesor berarsitektur x86 buatan Intel. Prosesor ini merupakan jajaran teratas dari prosesor Pentium pada tahun 1995. Kinerja untuk aplikasi 32-bit yang tinggi, cache L2 dalam tubuh yang berjalan setara dengan kecepatan prosesor hingga 1.024 KB (1 MB) adalah keunggulannya. Kata Pro dalam Intel Pentium Pro merupakan singkatan dari Precision RISC Organization, bukannya Professional seperti dugaan banyak orang.
Chip Pentium Pro sangat unik jika dibandingkan dengan prosesor lain karena konstruksinya yang sama sekali berbeda. Intel Pentium Pro menggunakan konstruksi Multi-Chip Module (MCM), berbeda dengan Pentium MMX yang hanya menggunakan konstruksi Single-Chip Module. Konstruksi MCM ini disebut oleh Intel sebagai PGA Dual-Cavity.
Pada Pentium Pro terdapat dua inti prosesor, yang pertama adalah chip Pentium Pro itu sendiri dan yang lainnya adalah cache L2 SRAM berukuran 256 KB, 512 KB, atau 1.024 KB. Inti prosesor Pentium Pro memiliki 5.500.000 transistor dan SRAM 256 KB pada cache L2-nya memiliki 15.500.000 transistor. Berarti, Pentium Pro yang memiliki cache L2 sebesar 1.024 KB memiliki kira-kira 67.500.000 transistor.

Ukuran prosesor Pentium Pro dibandingkan dengan sebuah pena.
Inti prosesor utama memiliki cache L1 sebesar 16 KB yang dibagi menjadi dua, 8 KB untuk instruksi berjenis asosiatif dua lajur dan 8 KB untuk cache data yang berjenis asosiatif empat lajur. Cache L2 merupakan salah satu keunggulannya. Dengan mengintegrasikan cache L2 pada tubuh prosesor dan memisahkannya dari papan induk, Pentium Pro memiliki kecepatan cache L2 yang setara dengan kecepatan prosesor (full core speed) ketimbang menjalankannya pada FSB 66 MHz yang justru akan memperlambat performanya, bahkan kinerjanya tidak akan jauh berbeda dengan prosesor generasi kelima Intel, yaitu Pentium. Dengan mengintegrasikan cache L2 pada prosesor, maka papan induk pun menjadi semakin murah karena tidak ada lagi SRAM yang harus dibeli secara terpisah. Konsekuensinya, harga prosesor semakin melambung. Beberapa produsen papan induk mungkin masih mengintegrasikan SRAM pada papan induk yang mereka buat, tetapi hal ini akan menjadikannya turun tingkat menjadi L3. Sudah menjadi rahasia umum apabila cache L3 yang berjalan pada kecepatan FSB yang kurang akan memberikan peningkatan kinerja pada Pentium Pro, dibandingkan dengan Pentium.
Salah satu fitur cache L2 dalam tubuh prosesor adalah peningkatan kinerja yang sangat signifikan. Ketimbang mendukung SMP seperti pada Pentium, maka Pentium Pro memiliki dukungan MPS (Multi-Processor Specification) versi 1.1. Pentium Pro dan MPS dapat menjalankan empat prosesor bersamaan. Tidak seperti konfigurasi multiprosesor lainnya, Pentium Pro dapat menghindari ketidaksamaan kecepatan cache karena setiap chip memiliki cachenya sendiri, didukung cache L1 dan L2 yang sudah termasuk dalam tubuh prosesor. Pengujian yang melibatkan lebih dari 200 prosesor Pentium Pro yang dipasang bersamaan menggunakan sistem operasi UNIX, sebuah laboratorium dapat menembus 1 triliun Floating Point Operation per detik (TFLOPS) sehingga memecahkan rekor “Superkomputer Tercepat” dari Guinness World Book of Record.
Papan induk berbasis prosesor Pentium Pro memiliki bus PCI yang sangat eksklusif serta bus ISA. Intel sendirilah yang membuat chipset untuk Pentium Pro (seri Intel 450). Intel mendesain rancang bangun ATX untuk memberikan dukungan yang lebih baik pada Pentium Pro dan prosesor masa depan, seperti Pentium II, Pentium III, dan Pentium 4 maupun AMD Sempron, Athlon, dan Opteron. Pentium Pro juga bisa digunakan pada rancang bangun selain ATX, tergantung jenis papan induk yang digunakan. Banyak produsen sistem Pentium Pro malah tergoda untuk merangkai Pentium Pro pada rancang bangun Baby-AT dan mempertahankan desain tersebut. Masalah besar pun muncul, prosesor menjadi terlalu panas karena Pentium Pro mengonsumsi daya lebih dari 25 Watt.
Kekurangan Pentium Pro adalah sangat lemah apabila dihadapkan pada perangkat lunak berbasis 16-bit karena rancang bangunnya berbasis pada RISC (Reduced Instruction Set Computing), FPU (Floating Point Unit) yang cepat, dan cache L2 terintegrasi. Apalagi kala itu, sistem operasi yang digunakan pun masih berbasis DOS dan Windows 95. Hanya sistem operasi murni 32-bit sajalah yang bisa mendongkrak potensinya, seperti IBM OS/2, OS/2 Warp, keluarga UNIX, dan Microsoft Windows NT. Perangkat lunak yang ada mau tidak mau harus didesain ulang agar prosesor ini dapat mengeluarkan semua potensi yang dimilikinya.
Prosesor ini tidak pernah sukses di kalangan pemilik komputer desktop. Prosesor ini sangat sukses dijadikan sebagai otak sebuah server dalam suatu jaringan. Prosesor ini adalah leluhur dari prosesor Intel Pentium II dan Xeon. Berarti, prosesor ini memang ditujukan untuk kalangan workstation maupun server yang menangani banyak perintah tiap detiknya. Kelemahan lain prosesor ini adalah 5 kali lebih mahal daripada Pentium MMX yang dirilis pada tahun 1997.

Rangkuman

Computer generasi keempat memiliki cirri-ciri sebagai berikut;

 Large Scale Integration (LSI) yang dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip.
 Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
 memiliki sebuah mikroprosesor yang diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.
 Pada tahun 1981 Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit sedangkan di tahun 1982 menjadi 5,5 juta unit di tahun. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan.
 Memiliki mikroprosesor dengan daya akses yang sangat cepat disbanding dengan generasi-generasi sebelumnya.

Daftar Pustaka

• Copyright © wss-id , 2006 all right reserved.,Sejarah Komputer, on march 12 2009. Sumber : Muhammad Iyas Illias.
• Nobel Fisika 2000 untuk ‘Pencipta’ IC dan Pengembang Opto-Elektronika, Republika, Senin 16 Oktober 2000, hal. 14.
• ANONIM, Pengantar Elektronika dan Mikroprosesor, Ilmu Pengetahuan Populer, Vol. 9, Grolier International Inc./P.T. Widyadara (1997) hal. 237-246.
• Wikipedia bahasa jndonesia. Ensiklopedia bebas, http://www.wikipedia.org

About these ads

Aksi

Information

Satu tanggapan

9 01 2010
adeji

yup’s trims juga dah mau comen…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: